Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2011

kamar

Kalau dibuat dalam kriteria kamar ternyaman, kamar dengan penataan artistik, kamar dengan nuansa perempuan atau bahkan kamar layak tinggal. Maka kamarnya bukanlah satu di antaranya. Kalau boleh menambahkan atau mungkin mengadakan, dia akan menyebut kamarnya sebagai kamar ala kadarnya atau kamar seadanya.
Kamar ini berukuran 2 x 3 meter. Dindingnya lembab, tepat di belakang kamarnya ada selokan. Isi kamar minimalis -yah apa yang dapat ditampung dalam ruangan sebesar itu-. Kasur tanpa tempat tidur, dua container baju, satu lemari buku, satu meja lipat kecil. Cukup.
Namun, kamar ini telah menjadi teman bisu, pelarian tepat dan peristirahatan nyaman. Andai tembok tembok ini dapat bercakap, mereka mungkin sudah mengadu betapa cengengnya perempuan ini. Mereka mungkin akan menertawakan setiap celotehan impian yang dinyanyikannya sendiri di kamar kecil itu.
Bangunan segi empat ini adalah tempat dia mengolah setiap mimpi, perasaan, ide, kata, yang tiba tiba menyelinap di kepalanya.
Sehingga, beta…

Bukit kering

Gambar
Tiga tetes embun di bukit kering
Malam ini bukit kering itu kedatangan tamu. Embun. Walaun hanya tiga tetes.
Tiga tetes itu semakin meyakinkan bahwa bukit itu benar benar kering. Kerontang dan tiap rumput diatasnya terancam mati. Bukit kering itu butuh lebih dari sekedar tiga tetes embun. Percaya atau tidak dia sekarat.
Bersamaan dengan itu sang wanita meneteskan air mata. Sepertinya juga tiga tetes. Apa makna air mata bagi wanita tersebut? entahlah. Dia sedang menghabiskan waktu yang berlebihan itu dengan aktivitas tidak ada kemudian dia menangis -kalau saja tiga tetes air mata dapat disebut menangis-. Apa yang ada dipikiranya? Ibunya. Wanita 23 tahun itu masih mengingat ibunya dan menjatuhkan air mata ketika dia rindu rumah. Konyol untuk seorang yang sembilan tahun sudah jauh dari rumah.
Tiga tetes embun tersebut menguap dengan cepat. WAlau malam dingin, embun embun itu tak mau berlama tinggal di sana. Siapa betah tinggal di bukit kering? Kehadiran embun semakin membuat bukit nelangsa.…

Coretan tanpa makna

Anggaplah saya adalah tahanan wajib lapor. Ataupun hamba yang berhutangbudi dan tak mungkin terlunaskan sehingga seluruh hidupnya dia berikan pada tuannya. Karena hidupnya bukanlah miliknya lagi maka sudah sepatutnya dia melapor setiap hari.
Tuan, hari ini tidak banyak yang dapat saya ceritakan. Matahari seperti biasa bangun terlebih dulu, saya membuka mata dan menyapaMu sekilas, ini dan itu kemudian saya berutinitas. Rutinitas hari ini sedikit bosan bagi saya Tuan, bahkan saya sempat nonton film selama rutinitas berlangsung. Dan saya pulang. Dan saya duduk. Dan saya memboros waktu.
Tuan, hari ini saya mengharapkan mereka ada. Tapi mereka tak ada. Saya juga mengharapkan dia datang. Tapi dia tak datang. Saya mengharapkan saya berkarya tapi saya tidak berkarya.
Tuan, hari ini entah kenapa saya kecewa dengan saya. Sepertinya saya tidak layak untuk menjadi seorang yang engkau sebut 'hamba'. Saya dan hamba hambaMu yang luar biasa itu rasanya tidak sebanding.
Tuan, hari ini satu satuny…

jika saja

Gambar
17.33
Dapat kabar dari sahabat kelanjutan tentang sms teror. Ya sahabat saya dituduh macam macam lewat sms. Bahkan kata katanya sungguh tidak berpendidikan. Saya kagum dengan sahabat saya yang mengabaikan dan tidak menganggap sms tersebut. Walaupun saya yakin sedikit mengacaukan perasaannya. Saya hanya heran, keinginan manusia untuk mencampuri urusan orang lain atau menganggap diri paling benar kayaknya lagi trend skarang.
Zaman sekarang rasanya untuk hidup damai seorang akan yang lain itu sesuatu mujizat. Mungkin hanya tebayang itu kalau terjadi di Surga kayaknya. Rasanya bumi terlalu ktor untuk damai itu hadir.
Jadi teringat percakapan dengan tanteku beberapa hari yang lalu. Ada sedikit ketidakenakhatian antar saudara intinya, dan akhirnya hubungan yang semula hangat mendingin. Semua 'hanya' karena keangkuhan atau 'beberapa patah' kata yang menyakitkan.
Kadang kita sudah berusaha hidup benar tapi masih saja ditempatkan pada kursi terdakwa. Suka sekali menuding.
Saya hany…

Session about heart

Hati...
Ku ingin membicarakan hati yang bukan organ fisiologi yang terdapat pada anatomi manusia..

Ku ingin bicarakan hati,, yang sebenarnya merupakan penampung dan pemancar apapun dari diri kita...

Jika kita sedang bersukacita, kita sedang menanam bunga dihati, setiap hari kita bersukacita bunga itu semakin subur..

Jika kita berbuat kebaikan yang tulus,, maka kita sedang memoles hati ini,, berusaha membuat dia terlìhat cantik.

Berbeda jika yang kita tanam iri hati, kemarahan, keangkuhan,
Maka kita sedang menanam hati kita dengan semak belukar, semakin hari jika tidak disadari, sungguh hati akan menjadi gersang, suram, tak betah berada disana..

Apalagi dihati ini tersimpan dendam, bom waktu yang sekali meledak dapat menghancurkan hati hingga berkeping. Belum lagi ditambah hati yang terlalu sempit dan dangkal, sehingga jika dilempar batu kecil sekalipun bisa langsung terluap,
Apalagi masa lalu yang kelam dan menyakitkan, masa lalu yang seolah tidak mau pergi dari hati ini. . . .

Dampak dari sem…

Andai...

Andai Tuhan punya facebook, Akankah banyak orang mengantri meng-add DIA sebagai teman kita, ataukah membiarkan DIA yang menunggu kita untuk mengkonfirmasi ajakan pertemanan-NYA?
Andai Tuhan punya Facebook, Akankah wall to wall kita denganNya berisi pujian dan penyembahan akan keagunganNYA, akan cintaNYA yang begitu besar, Atau malah hanyalah memuat keluhan-keluhan kita, tuntutan2 akan berkatNYA, Desakan supaya TUHAN melakukan ini dan itu buat kita... Atau mungkin malah hanya berisi laporan bahwa kita mau makan, kita mau tidur, tanpa ada percakapan yang mendalam mengenai isi hati kita dan isi hati-NYA.
Andai Tuhan punya facebook, Akankah catatan2 DIA kita baca setiap hari dan tidak hanya dibaca tapi juga direnungkan dan kemudian dilakukan seperti yang DIA mau. Atau malah membiarkannya, hanya sekedar mengklik 'suka' sebagai tanda 'ya ya aku sudah membacanya dan lumayan menarik. . .'
Andai Tuhan punya facebook, Akankah kita peduli akan statusnya DIA, akan apa yang ada dalam pikiran…

Influence

Hiduplah dalam damai seorang akan yang lain dan mengucapsyukurlah dalam segala hal. Kalimat pendek diatas sudah tidak asing lagi bagi telinga saya. Bahkan dulu ketika masih rajin-rajinnya, kalimat tersebut termasuk ayat favorit yang sering saya hapalkan. Biasanya saya mendengar kalimat tersebut di hari minggu ataupun pada pertemuan ibadah. Tapi hari ini, saya mendengarnya dari mulut seorang dokter pengajar tamu, dan yang lebih luar biasa lagi dia bukan penganut agama dengan kitab suci yang memuat kalimat tersebut.
Namanya dokter HP. Dia hanyalah dokter umum tanpa embel embel apapun. Fakultas tempat saya belajar termasuk 5 besar fakultas kedokteran di Indonesia, sehingga saya sering diajar oleh para guru besar yang namanya cukup mengisi lebar kertas A4. Sehingga tadi ketika Dr HP memperkenalkan diri saya tidak berekspektasi lebih. Tapi saya salah. Tak pernah menyangka bahwa Dr HP adalah termasuk 10 dokter terbaik Indonesia 2008 dan 100 dokter terbaik Indonesia versi campus Asia 2009. Lua…

soenice

Gambar
Urusan Hati Siapa yang TahuApa yang ada dipikiranmu saat kau masih duduk di SMP atau SMA, melihat temanmu sekelas dan membayangkan jadi apa mereka enam atau delapan tahun kedepan? Berprediksilah dan kau akan menertawai prediksimu ketika mendapati khayalanmu tentang temanmu itu sangat jauh dari yang terjadi setelahnya. Bayangkan suatu masa ketika masih berseragam putih biru ataupun putih abu, kau duduk bersama dengan empat teman wanitamu, menggosipkan dengan seru tentang lelaki idaman berkhayal kau akan sudah menemukan sang Idaman di usiamu yang kedua puluh, dan saat ini ketika usiamu 23 dan 24, Kau masih berkelana mencari Sang Idaman.Bayangkan suatu kisah cinta sederhana di masa sekolahmu, saat kau diam diam menyukai teman sekelasmu dan saat ini setelah enam atau Sembilan tahun terlewati kau bahkan lebih menyayanginya karena dia adalah sahabatmu.16 Januari 2011Dengan perencanaan, dengan persiapan, dengan doa dan lebih lagi dengan kerinduan untuk bergembira bersama, kami dengan semanga…

sopir travel

Gambar
Pengalaman naik travel malang-surabaya.kepulangan saya ke kampung kali ini menyisakan suatu pengalaman unik di atas travel. Selama ini tak pernah saya mengalami kejadian saya penumpang satu satunya diatas travel. Dan kali ini saya mengalaminya. Saya dijemput jam delapan padahal seharusnya jam berangkat travelnya jam 9. Jadi pikir saya ada sekitar empat penumpang lain yang akan dijemput, sehingga saya memilih duduk di kursi depan. Dan ternyata saya satu-satunya penumpang. Baiklah, yang membuat unik pengalaman kali ini adalah driver travel tersebut. Laki laki usia 40 tahun, bertubuh sedang, dan berpakaian necis, kemeja, jeans, sepatu kets serta kacamata hitam. Selama dua jam perjalanan itu, diisi oleh cerita dia dan diselangi oleh seringai garing saya, atau sekedar ucapan 'oh ya?', 'wah', 'oh gitu'. Ceritanya seputaran kehidupan dia, yang membuat saya hanya mengelus dada, menggelengkan kepala, adalah dominasi cerita dia mengenai selingkuhan dia yang tinggal di Ar…

Liburan di Soe

Liburan hari keenam di Soe
Sudah mendekati hari kepulangan saya ke Malang. Baiklah mengenai perencanaan liburan yang tidak sepenuhnya tercapai. Ditengah kesibukan coas saya yang sudah menginjak tahun kedua dan jarang sekali mendapat liburan, saya sungguh ingin memanfaatkan liburan kali ini dengan bersenang-senang. Satu bulan sebelum saya liburan seminggu ini, saya sudah merencanakan banyak hal. Awalnya saya dan adik berencana ke Bali, tetapi tidak jadi, karena saya tiba tiba rindu rumah. Dan kemudian saya mengkhayalkan liburan di rumah yang penuh petualangan. Saya menginginkan untuk jalan ke tempat wisata dan sebagainya.
Nyatanya, saya hanya menghabiskan waktu di rumah saja. Sekali ke Kupang, itupun hanya ke tempat oma opa. Tetapi entahlah, saya puas dengan liburan kali ini. Saya menghabiskan banyak waktu bersama mama, papa dan adik saya. Saya menuntaskan pembacaan alkitab yang terlalu sering tertunda. Saya menemui beberapa keajaiban kecil yang luar biasa di mata saya. Seperti mengunju…

Lidah

Hari ke dua di Soe.Ada satu kebiasaan jelek masyarakat sini, yang juga dulu adalah kebiasaan jelek saya. Yaitu suka mengmentari orang. Segala sesuatu suka dikomentari. Ada yang baru beli kendaraan dikomentari 'alah, kreditan aja lo gayanya minta ampun'. Seorang pake baju sedikit sexy, di komentari 'duh.. cuacanya kayak gini juga pake rok mini, ga kedinginan apa'. Bahkan di dalam gereja pun komenttar komentar yang tidak penting suka terdengar. Contohnya kemaren pas ada baptis anak. Nama anak-anaknya setiap disebut pendeta ditampilin di LCD. Sewaktu ada nama seperti ini, Yohana Benedicta Abigail Natalia, ibuyang duduk disebelah saya langsung berkomentar : nama kok panjang kayak gitu, gini nih yang buat kesulitan guru waktu baca absen'. Dan saya hanya senyum miris ga enak. Ibu itu pemikirannya jangka panjang sekali ya, anak baru juga 1 tahun, untung dia ga komentar, :gini nih yang bikin susah pembuat akte lahir ngetik nama'. Ya kalo kayak gitu ga usah dikasih nama…

Orang Gerasa Itu

Orang itupun pergi mengelilingi seluruh kota dan memberitahukan segala apa yang telah diperbuat Yesus atas dirinya.begitulah yang dilakukan oleh orang kerasukan setan di Gerasa segera setelah Yesus mengeluarkan setan setan yang ada di dalam tubuhnya. Saya tidak dapat membayangkan bagaimana tahun-tahun dimana dia dirasuki setan. Lukas mengatakan bahwa setan-setan itu sering menyeret nyeret dia, markus menambahkan bahwa orang gila itu siang malam mengelilingi pekuburan dan memukul mukul dirinya dengan batu. Betapa tersiksa, jika kita mempunyai hidup tetapi tidak dapat menggunakan hidup itu sendiri melainkan dikuasai oleh banyak roh jahat.Sehingga saya hanya berusaha menggambarkan sukacitanya dia, sewaktu setan setann itu keluar dari dirinya. Alangkah bahagianya ketika tidak ada lagi suara atau kekuatan lain yang mengendalikan dirinya. Dia kembali berpakaian dan kemudian duduk tenang di kaki Yesus.Ketika dia akan mengikuti Yesus pergi dari kota itu, Yesus mencegahnya dan menyuruhnya pula…

Ibu RT

Umur 23 tahun

Ibu saya sudah menikah diusia seperti itu. Saya membayangkan menikah pun tidak pernah. Ucapan mama yang tiba-tiba teringat oleh saya, 'wah ikannya habis ya, berarti tadi papa makan banyak ya nak? duh syukur deh papa suka makanan itu, kalo nggak berabe kita'. Mama selalu mencari tahu komentar papa untuk masakannya, walaupun bukan komentar secara langsung. Usia pernikahan mereka sudah 24 tahun tapi masih saja menjaga perasaan papa soal makanan.

Mamaku yang pintar masak aja masih khawatir kalau masakannya tidak disukai papa, trus gimana dengan aku yang gak bisa masak sama sekali? hehehe. selama ini belum pernah sama sekali punya pikiran bahwa gimana ya kalau calon suami aku tidak suka masakanku nanti. Atau gimana ya kalau misalnya suamiku minta dibuatin ini dan aku ga bisa masak. atau seperti mamaku yang setiap pagi harus bangun jam empat suapaya menyiapkan makanan dan beres beres rumah. Wow, au membayangkan aja udah capek.

Sepertinya untuk hal ini tidak ada excuse. B…

thx

Gambar
beberapa hari sebelum ulang tahunku, ucapan adik ktbku Novel dua tahun lalu terngiang. Dalam sharingnya selepas dia ulang tahun. dia berkata : 'ulang tahunku kali ini, aku yakin Tuhan kasih sesuatu yang ingin aku pelajari, kejutan yang menjadi hadiah dari Tuhan'. Dan aku pun dalam hati kecil berharap kejutan kecil itu.
Sepertinya kejutan Tuhan datang sehari lebih awal. Menjadi hadiah kecil yang membuatku bahagia. Mungkin terlalu kekanakkan juka kuceritakan detil kisah di hari itu. Karena sebenarnya itu hanyalah kisah biasa antara sejuta kisah yang mungkin lebih spektakular. Aku bahagia setelah tiga hari kejadian itu terlewat dan kuputuskan bahwa mungkin tak akan terjadi lagi.
Dirinya adalah suprise kecil itu. Suasana itu, ditengah angin, gerimis, sore, tron, dua teh manis hangat. Tak banyak kata terucap, toh aku sedang bersamanya dan cukup.
Beberapa hal telah berubah. Mungkin sebaiknya begitu. Anda : semoga bahagia

Enjoy Life #4

Gambar
hidup nikmat adalah ketika housemate mu, seorang yang sudah kau kenal selama 5 tahun, bersama seorang adik kelasmu, memberimu kejutan kue tart saat ulang tahunmu. Klasik. Tapi selalu berkesan. :)Mereka menunggumu di parkiran toko elektronik yang saat itu hendak kau tuju. Makasih Tuhan, aku punya mereka.
Nirmala dan Cincin makasih ya.. I love u :)

23rd

Gambar
3 Januari 2011
Selamat ulang tahun, Sandra Like a little children, i came to Him, ask for something 'Father, what kind of suprise i got this year?' He smiled and said: 'Child, if I told you, then you can't call it suprise anymore'. I nodded : 'God, You know me so well, Just be Your own on me'.
Puji Tuhan sudah 23 Tahun. Tuhan tahu yang terbaik buat saya. Makasih Tuhan, Engkau luar biasa. Terima kasih buat amazing life yang sungguh ku rasakan. Mimpi, Harapan, Iman, Semangat yang dari pada Mu, biar tak pernah pudar dalamku.
gambar dari: sini

Enjoy Life #3

Gambar
01 Januari 2011
Selamat tahun baru
Enjoy Life part III adalah ketika datang ke gereja dengan perasaan biasa biasa saja dan kemudian merasakan sukacita luar biasa, ada luapan dari hati untuk memuji Tuhan dengan sungguh, terutama ketika lagu kesayangan dinyanyikan hari itu.
Enjoy Life Part IV adalah ketika malam tahun baru dan kebingungan mau ngapain, kemudian bertemu dengan teman teman lain yang juga kebingungan mau ngapain, terus ada seorang ibu yang bijaksana mau menampung kami di rumahnya untuk menghabiskan malam tahun baru dengan membuat salad buah, nonton fil dan main uno. menikmati hidup adalah mengetahui kita tak pernah sendiriIngin bagikan lirik lagu kesayangan diatas, biarlah di awal tahun yang baru, entah dengan tantangan yang baru, mungkin situasi baru, ataupun kembali ke lingkup lingkaran yang sama kita selalu tahu bahwa Tuhan pelihara Kutahu Bapa pliharaku, Dia baik Dia baik Kuyakin Dia slalu sertaku Dia baik bagiku Lewat badai cobaan semuanya mendatangkan kebaikan Kutahu Bapa peliha…