Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2011

Aku buta dan mencintaimu

Ruang Rindu

Ada suatu ruang tersembunyi dalam rumah hati. Namanya Ruang Rindu. Ruang itu bukanlah yang paling besar dan nyaman dari setiap kamar yang ada. Sebaliknya, ruangan ini sempit dan sudah tertumpuk banyak benda. Ruangan ini memiliki banyak kotak. Setiap kotak memiliki nama. Seperti loker siswa. Tepat seperti itu. Dalam setiap loker tersimpan semua kenangan bersama orang itu. Entah indah, entah menyakitkan, entah kecewa, entah cinta, entah lucu, entah memalukan.
Dan saat ini aku sedang ada dalam Ruang Rinduku. Menatap loker bertuliskan namamu. Mencoba dengan takut takut untuk menarik pembukanya. Takut tapi penasaran. Enggan tapi rindu. Sedikit memang isinya. Tapi masih baru, menandakan semua belum terlalu lama berselang. Satu persatu kukeluarkan. Setiap kejadian berloncatan. Bayangan kamu. Ekspresi kamu. Senyum kamu. Kata kata kamu. Kisah kamu. Sedikit. Tidak banyak.
Oh ya, dalam setiap loker dari Ruang Rindu itu. Terdapat toples air mata yang juga bertuliskan nama orang itu. Artinya, setiap…

Perbincangan Tiga Makhluk

Gambar
Dua semut pekerja sedang bercakap di sarang mereka
Semut1 : "Bagaimana hari ini? Kamu tampak lelah?"
Semut2 : "Err iya, lelah tapi puas"
Semut 1: " Dapat banyak makanan ya?"
Semut2: "Lumayan, sebelas kali bolak balik. Sebenarnya sudah biasa bolak balik sebanyak itu. hanya saja kali ini lebih jauh perjalanannya"
Semut1: "pantasan saja mukamu kelelahan seperti itu, Ya sudah sekarang, beristirahatlah, lumbung kita masih belum penuh, besok kita akan bekerja keras lagi".
Semut 2 mengangguk, tak lama mata menutup sayu dan pulas.

Dua orang manusia bercakap melalu telepon selular
Manusia1 : "Ehh gimana, tugasmu yang itu udah selesai? Ga kerasa ya, deadline nya udah dekat banget"
Manuisa2 : "Belum nih, nyari bahan aja baru dapat dikit, gimana mau ngerjain. Masih malas aku. nanti nanti aja deh kalo udah mepet. Btw, kamu udah ta?"
Manusia1 : "ahh syukur deh ada temennya. hehehe. tenang aku jga belum."
Manusia2 : "…

sisi lain

Gambar
kali ini masih tentang cacing
tapi bukan cacing yang hidup, merayap dan nyata
ini tentang cacing mati, terbang dan imajinasi
Floater namanya.

Tak pernah menyadari sejak kapan kehadiran dia. Aku tahu ketika semester 7 mempelajari Ilmu Kesehatan Mata. "Eye floaters" adalah endapan atau kondensasi (pengembunan) didalam selai mata yang seperti kaca (vitreous jelly of the eye). Orang-orang menggunakan istilah "pengambang mata (eye floaters)" untuk melukiskan noda-noda yang mengambang didalam penglihatannya ketika mereka melihat kesekelilingnya.(punggawavicenna.blogspot.com) Mengenai kelengkapan informasi selengkapnya silahkan googling sendiri.

Saya hanya sedang, sedang, dan sekali lagi sedang berusaha menikmati dan menerima kehadiran dia. Sebagai penderita (ehmm sadis banget jika nulisnya penderita. Tapi baiklah dokter juga manusia yang bisa kena penyakit apa saja bukan?). Saya ulangi sebagai penderita Miopia berat, tentu saya sudah tahu bahwa penyakit saya ini bukan kelai…

Menerima

Gambar
ketika mengasihi tak sekedar memberi tapi juga menerima.

menerima setiap kekurangan kamu
menerima bahwa kamu adalah sepertiku yang manusia biasa
menerima bahwa tak selamanya pangeran berkuda putih akan datang tepat mengendarai kuda
menerima kamu apa adanya kamu
menerima bahwa kamu bukan malaikat yang tahu tepat apa yang ku inginkan
menerima tidak selamanya aku tersenyum bersamamu
menerima ada hati yang dapat tersakiti karenamu
menerima bahwa kamu dan spiderman adalah dua sosok yang sangat berbeda
menerima bahwa mulutmu selain dapat memujiku juga dapat menyakitiku
menerima bahwa kamu tidak selalu dapat memenuhi aku
menerima bahwa telingamu punya batas pendengaran
menerima bahwa pikiran kamu dan aku sering kali berbeda
menerima bahwa kadang benang merah samar yang kita ciptakan adalah fana, dan kita yang terlalu banyak berimajinasi.


ketika cinta tak hanya memberi tapi juga tahu bagaimana menerima, maka aku belajar untuk menerima kamu. Kemarilah, tanganku terbuka menyambutmu.

Buat kamu, y…

Idealisme Dalam Mencinta

Katakan saya telat, tapi tak apalah. Baru selesai membaca novel karangan Jesica Huwae yang berjudul Soulmate.com. Bacaan ringan. Tapi dapat ditangkap maknanya. Resensinya dapat anda cari sendiri di google, saya disini hanya ingin berbagi tentang sedikit perasaan yang tersentil ketika membaca buku itu.
Tentang cinta yang tak pernah habis dibahas. Tentang unik serta rumitnya jalan dari cinta itu sendiri. Tak ingin menambah daftar panjang dari definisi cinta. Tak perlu lagi mempertegas bahwa cinta adalah unsur pokok kebutuhan manusia. Hanya ingin sedikit merenung tentang cinta yang dicari, atau cinta yang sedang di tunggu.
Jika hidup adalah menghadapi realita dengan berusaha menjunjung idealisme, apakah juga berlaku dalam cinta? Suatu kalimat dalam novel tersebut, 'Jika Tuhan sudah mempersiapkan mercy buat kamu, kenapa harus mempertahankan 'bajaj'?' 
Idealnya adalah kita memiliki mercy, tapi realitanya saat ini yang ada di depan mata, yang bisa dilihat, yang bisa terpakai ad…