Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2011

social life vs social network

Tahun 2000, budi dan anto yang dulunya teman sd trus pisah kota ketemu lagi dalam suatu peristiwa, mereka akan berangkulan, bercerita semua kejadian lucu, berbagi setiap peristiwa yang mungkin sudah terlewatkan. Menceritakan bagaimana masa sma mereka, kenangan akan masa kecil, terpingkal pingkal mengingat kekonyolan mereka dulu. Dan setelah puas tertawa, mereka akan bertukar pikiran membahas masa depan mereka, tentang hidup hari depan masing masing, tentang wanita yang akan mereka nikahi dan sebagainya.

Empat jam tak terasa seperti time wrapping. Hari sudah malam, mereka harus pulang dan entah kapan lagi akan bertemu. Mereka bertukar alamat dan nomer telpon rumah, menulis di secarik kertas, dan menyimpannya di dompet. Dan pulang ke rumah masing masing.

Tahun 2010, ada budi dan anto yang lain, yang juga adalah kawan sd dan baru ketemu pada suatu kesempatan. Bagaimana mereka menghabiskan waktu? Mereka berjabat tangan, bercerita juga dengan seru tentang pengalaman masa kecil mereka sela…

roti yang membingungkan

Gambar
Pernah tidak anda ke toko roti dan kelamaan berada di sana. Bukan karena antrinya lama, tapi karena terlalu banyak roti enak dan menggoda di dalam sana. Padahal uang di kantong terbatas untuk membeli satu saja. Kita bingung untuk memilih yang mana, mau yang isinya daging ham, tapi keliatannya yang bertaburkan keju lebih enak, ketika mata melirik ke tempat lain, ada roti coklat dengan kacang mete yang membuat air liur menetes. Sudah mau mencomot yang itu, ada roti isi sosis dengan taburan abon yang lansung membuat naga di perut berontak. Sepertinya pilihan ada tanpa batas, padahal uang di saku tak memungkinkan untuk semua.
Saya pernah
Pernah mengalami di toko roti, maupun di kejadian lainnya. Dan naasnya kali ini berhubungan dengan hati. Ada lagu anak kacil waktu saya SMP yang syairnya begini, 'cintaku..bagi dua, 50 buat mama, 50 buat papa.' Kira kira demikian. Saat ini, jika saja hati saya juga dapat seperti itu. Jika saja hati kayak kos kosan, kamar yang depan disewakan untuk s…