Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2013

Kopdar Lanjut Stand Up Comedy

Gambar
Tentang Sabtu yang membahagiakanHari Sabtu kemarin (27 April 2013), sepulang kantor saya bersama dengan Yosua pergi ke Kupang dengan motor. Kami berkeinginan untuk mengikuti stand up comedy di Unika dalam rangka Festival saboak, Festival lintas komunitas pertama di Kupang.Di hari yang sama Blogger NTT chapter Kupang juga berniat mengadakan Kopdar. Seperti biasa diusulkan oleh Dicky Senda. Kopdar dilakukan di OCD CafĂ© Lasiana pukul 5 sore. Saya mengajak Nike untuk juga ikut. Jam 6 sore kami bertiga pergi ke Lasiana. Di sana sudah ada Dicky Senda, Mario Lawi, Romo Patris dan kak Danny DW fotografer yang sudah banyak melakukan kegiatan positif di Kupang dan juga merupakan penggagas dari Kupang Bagarak.Cerita mengalir seperti biasa. Di antara cerita basa-basi kehidupan sehari-hari, kak Danny juga menyampaikan ide-idenya yang bagi saya sangat brilian. Seperti :Membuat film documenter tentang pergerakan social anak muda yang diusung oleh warga. Contoh yang paling terkini adalah Kupang Bagar…

Ubi kayu dan Jagung

Selamat datang di perkebunan karakter
Mari kubawa kalian untuk masuk dan mengenal kamiIni tanah hati
Ia keras, berbatu dan berwarna merah.
Coba ambil linggis dan tancapkan ke situ,
Kau akan dapatkan bunyi berbenturan keras, krak!
Itu batu.
Begitulah hati kami, penuh batu, keras dan merah.Mari masuk ke rumah bulat,
Tempat kami menaruh hasil panen
Di luar terlalu dingin
Angin kemarahan suka sekali bertiup disini
Jangan heran, hasil kami sedikit, padahal tanah ini luas
Karena angin akan gampang merusak tanaman muda
Yang berjuang untuk hidupHanya mereka yang kuat yang dapat bertahan di tanah ini.Mereka yang punya jiwa dilapisi besi
Sehingga tidak mudah dihempaskan isuIni, hasil kami
Jagung dan ubi kayu.
Kamu mau coba?
Ups, kamu tampak kesulitan menggigit ubi jalar.Iya, aku lupa memberitahu
Semua hasil disini keras
Entah itu ubi maupun jagung.
Tanah yang keras juga air yang kurang
Membuat hara melangka.
Kamu seolah mengunyah batu
Terbekatilah mereka yang giginya bagusMari sini, coba yang…

Surat

Kepada Tuan yang memuliakan diri,Mungkin anda bahagia
Benih itu sudah menghasilkan
Buah traumaYang jika dikecap
Memberantakan jiwa
Hingga ke saput paling tipisKatanya,
harimau tidak akan
Mematikan anaknya,
Tuan?

Golden Wedding Opa Oma

Gambar
Golden Wedding Anniversary Opa Edik dan Oma SinceGod is good
Love is goldLima puluh tahun lalu, bahkan saat ini tidak terbayang dalam pikiran.
Lima puluh tahun lalu 18 April 1963 hanya ada janji suci yang diucapkan saat pemberkatan nikah di gereja kecil di Langowan, Sulawesi Utara antara seorang pemuda yang telah 12 tahun merantau dan seorang pemudi yang belum pernah keluar dari pulau Sulawesi.Dua orang yang baru mengenal beberapa bulan ini tidak butuh waktu lama untuk kemudian menikah saat itu. Pengenalan yang super singkat namun membuahkan pernikahan utuh selama 50 tahun, bagi saya itu luar biasa. Mama dan om tante saya selalu bersaksi bahwa selama pernikahan ini, tak pernah opa memarahi oma atau sebaliknya. Oma sendiri selalu bercerita bahwa opa tak pernah berkata kasar, bersikap arogan dan egois dalam keluarga.Bagi saya yang hidup bersama seorang Ayah yang kaku dan keras, mendengar cerita ini, saya hanya geleng kepala, antara percaya dan tidak. Tapi begitulah adanya, pernikahan op…

GaDjadiGadgetan

Keinginan VS KebutuhanIni hanya tulisan mainstream aja. Bukan hal baru juga kalau ngomongin keinginan, hasrat, hawa napsu versus kebutuhan. Saya menulis ini bukan berarti sudah sukses melawan semua godaan keinginan dan hanya fokus pada kebutuhan. Bukan. Justru karena masih dalam pembelajaran yang jatuh bangun makanya saya mau membingkainya dalam tulisan kecil.Kali ini yang mau saya bahas adalah masalah gadget.Jadi ceritnya, saya lagi pengin banget punya gadget baru.Browsing sana sini, tanya sana sini akhirnya memutuskan untuk beli gadget x.Tapi saat mau transfer uang ke pacar yang lagi di jawa buat beliin, tiba-tiba rasa posesif terhadap duit tabungan menjadi besar sekali. Rasanya sayang banget ngeluarin duit buat beli gadget, apalagi yang saya pengin itu harganya jauh lebih besar dari gaji sebulan saya.Akhirnya, sampai detik postingan ini ditulis, niat beli gadget saya urungkan.Dan tumben-tumbenan saya malah merasa lega :D.Lalu kemudian sadar, saya orangnya bukan into gadget.Selama h…

Buaya Menangis

Tiga orang menangis bersamaan.
Kamu dan kami.
Kamu menangis dengan emosi yang menghentak sehingga kami jadi tersentak, pun gelas kaca ikutan retak.
Talk puas menghentak, kamu menggertak sembari menyalak, memberikan kesan buas.
Kami menangis bukan karena takut. Ini kali kesekian episode ini diputar ulang. Rasa takut sudah meluruh bergabung dengan lelah dan jenuh. Jenuh dijajah.
Kami mennagis begitu saja mengikuti kamu. Bukan karena terluka apalagi menyesal. Hati kami terlanjur membatu untuk punya perasaan sedih penuh penyesalan.
Kami menangis begitu saja mengikuti kamu. Kami sampai detik ini tak pernah tahu definisi air mata kamu. cucuran air mata ini mengalir tanpa makna.
Lucu juga jika direka.Kamu menangis berdiri sambil berteriak mengaum dan kami yang terduduk ikutan terisak, bukan ketakutan, namun kelelahan.
Akhirnya aku tahu siapa yang mengajari kami sehingga begitu pandai bersandiwara. Kamu.
Ini untuk kamu, sosok yang dulu sekali pernah aku kagumi, namun sekarang kupandang dengan ma…

Babi Anjing

BabiAnjingBabi AnjingDua kata itu sahut menyahut dari arah perkampungan sebelah. Para binatang di hutan mendengar sambil berpandangan. Terjadi perbincangan kecil diantara mereka.Babi : Aku dipanggil
Anjing : aku juga disebut. Tapi bukan itu maksud merekaBabi ; Mereka itu manusia bukan?Anjing : Ya. Pernah saat mereka berteriak seperti itu aku datang dengan polosnya. menyalak mencari perhatian. Tapi ternyata bukan aku yang mereka maksud.Babi : Lalu?Anjing : Mereka saling memanggil dengan nama itu. Ayah kepada anak. Kakak kepada adik. Sepertinya mereka bosan dengan nama masing-masing jadinya memakai nama kita.Babi : kalau begitu sesekali kamu boleh memanggilku manusiaKelinci : Aku iri dengan kalian, kenapa mereka tak pernah memakai namaku?Anjing : Mungkin karena namamu ada tiga suku kata, jadi terlalu panjang untung diteriaki.
Lalu mereka bertiga tertawa. Sementara teriakan dan umpatan babi anjing terus mengalun dari mulut manusia.

Menawar kok Nemen

Sebelum memulai tulisan yang sepertinya sarat akan bahan nyinyir ini, saya mau minta ampun dulu kepada siapapun yang bakal tersinggung. Selain bermaksud nyinyir, tulisan ini seperti biasa selalu saya gunakan untuk alarm diri sendiri, agar kelak, jika ternyata nyinyiran saya ini kembali menyerang, tulisan singkat ini boleh menjadi pengingat.Jadi, hari minggu siang yang panas, saya dan adik tercinta dan tercantik, Nike (berharap dia bisa baca dan kasih saya coklat) berangkat dari Kupang kembali ke rumah Soe menggunakan travel. Isi travel ada 7 orang diluar supir. Seorang bapak bertubuh subur dan berkulit putih duduk di depan, dan dua orang temannya ibu-ibu dan dua orang pemuda.Dari percakapan mereka saya tahu kalau Bapak itu sepertinya adalah pelayan Tuhan dan dua ibu-ibu dengan tampang local Timor itu adalah rekan pekerjanya.Cerita mereka seru. Tentang rencana Bapak itu yang bulan Mei akan ke Dili, bulan Juni akan kembali ke keluarga, bulan Oktober ke Korea, Ke Singapur dan sebagainya.…

Harga

Dengan apakah kau beli kebebasanmu? Seorang bertanya.Kutukar dengan dua hati yang terluka.
Kurampas dengan mulut terkunci
Kurebut paksa hingga ada yang menjarak
Dan kularikan tanpa menoleh kebelakang.Dan saat ini sudah bebaskah kamu? Dia melanjutkan.Kurasa iya,
Namun ada yang terlupa,
Potongan hati yang tertinggal
Saat aku bergegas pergi.Akankah kau kembalikan kebebasan itu demi potongan hatimu?Biarkan saja.
Agar ketika aku lelah terbang bebas,
Mungkin serpihan tadi dapat
Menuntunku kembali ke Rumah.
Ditulis di dalam kamar dengan jendela yang tertutup dan pintu yang terkunci.

Dari Soe Untuk Rokatenda Part 2

Menyambung postingan sebelumnya mengenai aksi gerakan Seribu Rupiah, saya akan menceritakan mujizat-mujizat kecil yang mengiringi kami Forum Soe Peduli.Jadi satu hari setelah pawai paskah, kak Irene Ully, Ibu pendeta yang sedang magang di GMIT Maranatha Soe, mengajukan proposal dan surat permohonan ijin dari Forum Soe peduli untuk diberikan ke majelis jemaat GMIT Maranatha. Pada hari minggu 7 April 2013 kami pun diberi kesempatan untuk mengedarkan kotak #Geser (Gerakan Seribu) di kebaktian pertama dan kedua. Hasilnya Puji Tuhan, lumayan.Sementara itu beberapa alumni SMPN I Soe setelah melihat aksi turun ke jalan mengedarkan kotak sumbangan saat pawai tersebut pun tergerak untuk masuk ke sekolah-sekolah. Sehingga diprakarsai oleh Nike Frans, Ady Nope, Sesak, Gide, Ris, Nening mereka pun pergi ke sekolah-sekolah membawa surat permohonan ijin dan proposal dari Forum Soe Peduli. Sekolah-sekolah yang dituju antara lain SMPN I Soe, SMPN II Soe, SMPK Vianney, SMKN II Soe.Bersyukur karena sek…

Dari SoE Untuk Rokatenda

Gambar
Catatan Aksi Galang Dana Untuk Rokatenda Saat Pawai Paskah di SoE
Saya sulit menemukan kata yang tepat untuk mendeskripsikan perasaan ini. Tapi ijinkan saya untuk memulai tulisan ini dengan kalimat : MUJIZAT ITU NYATA .
Saya masih sangat terbawa suasana dengan apa yang terjadi hari ini, sehingga sembari saya mengatur kata per kata, pertama kali saya ingin mengucapkan terima kasih kepada DIA yang ada dibalik semua ini, yang selama ini sudah saya lupakan dan sudah saya singkirkan, namun ternyata selalu ada ditengah-tengah kami, yang tidak hanya menjaga tapi juga ikut dalam SEMUA kegiatan dan perencanaan kami. Kepada DIA yang kami sebut TUHAN, saya menundukkan kepala, DIA begitu besar. Dalam rangka menggalang dana untuk membantu korban pengungsi Rokatenda, kami Forum Peduli SoE, yang baru saja terbentuk 30 Maret 2013 yang lalu, berencana untuk melakukan banyak kegiatan. Tujuannya untuk menggugah hati masyarakat Soe yang masih banyak belum mengetahui tentang letusan Rokatenda. Padahal ko…