Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2016

Kenangan di Awal 90an

Gambar
Dua malam yang lalu, gara-gara melihat sebuah twit bahwa sedang ada proses casting untuk membuat film biografi Nike Ardilla, maka tanpa bisa saya cegah semua kenangan masa kecil saya tentang artis legend Indonesia ini pun seperti kembali berlari masuk ke otak saya.

Siapa anak 90an yang tidak kenal Nike Ardilla? Artis muda, cantik dan berbakat itu benar-benar mencuri perhatian satu Indonesia lewat lagu, film, sinetron, maupun poster-poster-nya di mana-mana. Lalu tiba-tiba terdengar kabar bak kilat di siang bolong (bahasanya jadul banget yak) kalau beliau meninggal dunia karena kecelakaan mobil. Saya ingat saat itu saya yang baru berusia 7 tahun cukup terpukul dengan kabar tersebut. 
Sebelum menjelaskan tentang Nike Ardilla, saya beri gambaran tentang keluarga saya dulu ya. Orang tua saya bukan yang suka musik. Tahun 90an itu, koleksi kaset ayah ibu saya hanya berisikan lagu-lagu rohani atau mungkin ada juga 1 2 kaset lagu pop tahun 80an. Tapi entah kenapa, ayah saya ini termasuk salah …

Listening

Gambar
My sister once told me that i am not a good listener. I forgot what we were talking about, until she came up with the conclusion. I guess, it's just one of our never ending discussions, when we lived together (ohh those good old days). Since that, i put attention on how i listened to others. And then i realised, yes! she was right. Many times, i found myself thinking about anything else while others were talking to me. My mind was just easily wandering to somewhere else even when i had to be here. Well, of course it didn't happen every time (i should make it clear, before you guys think that i am a bad person -or maybe i am-). I think it really depends on what topic the person was talking about.

Anyway, since that time, i tried to change. I tried to open my ears and my mind to people's story. It's not easy though. Sometimes, i would cut when my friend was speaking. Because i thought that they liked it when someone also supported their arguments, even they hadn't fi…

Tentang Memberi Sambutan di Acara Pernikahan

Gambar
Ini random post aja ya.

Sejak saya pulang kampung selesai kuliah, dan banyak kali mengikuti acara resepsi pernikahan baik itu di SoE maupun Kupang, ada bagian acara yang paling membosankan menurut saya, yaitu kata-kata sambutan.

Urutan kata sambutan biasanya kayak gini:
1. Perwakilan keluarga (kadang bisa 2 orang nih perwakilan keluarga).
2. Sambutan dari pemerintahan (tergantung siapa yang paling tinggi jabatannya. Bisa gubernur, bupati, ketua dprd, bla bla).
3. Sambutan dari bos kantor mempelai pria.
4. Sambutan dari bos kantor mempelai wanita.

Lama sambutannya itu juga tidak tentu ya. Ada yang maklum, makanya cepat. Tapi banyaaakkkk pula yang lama banget. Pengalaman saya ikut pesta, ada yang sambutan itu 1 jam sendiri -____-. Pernah salah satu bos mempelai sembari memberi sambutan juga sambil memperkenalkan perusahaan mereka kepada publik (Duh pak, ambil kesempatan banget nih). Ada pula bos yang sambil promosi kalau di tempat kerja mereka lagi buka lowongan pekerjaan. Ya lucu-lucu …

Makan siang di Abbotsford: Dari dan untuk komunitas

Gambar
Mumpung masih rajin nge-blog ya, saya mau lanjut berbagi pengalaman waktu ke Abbotsford beberapa minggu lalu bersama suami dan sahabat, si Angel.

Kita perginya pas 3 Juni. Ingat banget, karena waktu itu Nike ulang tahun. Saya sebelumnya sudah pernah ke Abbotsford bersama Jia, tahun lalu. Karena saya terkesan sekali dengan tempat ini maka saya mengajak Yosua dan Angel datang ke sini.


Abbotsford convent ini adalah semacam kegiatan yang digalakkan oleh komunitas setempat yang ingin melestarikan tempat yang sudah ada sejak lama ini. Di dalamnya ada peternakan, ada perkebunan, ada restorannya, ada galeri seni, ada pula sekolah (tapi kayaknya sekolahnya berdiri sendiri. Tempat ini punya makna sejarah yang khusus. Itu daerah gereja gitu. Untuk lebih lengkapnya bisa langsung ke wesite nya ya : abbotsfordconvent.com.au

Tempatnya luaaaassss sekali. Dan banyak spot foto yang bagus-bagus. Pokoknya keren banget untuk yang ingin melepas penat di Melbourne tapi ngga mau jauh-jauh. Karena lokasinya c…

Mancing di Rainbow Trout Farm, Macclesfield

Gambar
Tanggal 13 Juni kemaren adalah public holiday di seluruh Victoria, untuk memperingati hari ulang tahun Ratu Victoria. Yeiy! (Yeiy for the holiday not for the queen ;p).

Jadi, teman-teman gereja Caulfield Indonesian Uniting Church ngajak untuk mancing di Macclesfield. Berhubung Yosua itu sangat suka banget mancing, semangatlah dia karena pengen tahu kayak apa sih ikan-ikan di Melbourne sini :p.

Lokasi pemancingannya terletak ngga terlalu jauh lah dari kota. Perjalanan mungkin hanya sejam pake mobil. Dekat-dekat Dandenong Ranges yang kita pernah ke sana itu.

Begitu sampai langsung di sambut dengan udara dingin. Well, sebenarnya dari berangkat sudah dingin sih. Maklum sekarang sudah masuk winter. Tapi tetap ya, berada di udara terbuka, banyak pohon besar dan alam luas gitu, jadi makin dingin aja ya.

Kami yang pergi ada 7 keluarga. Yang sudah punya anak bawa anak-anak mereka, jadinya rame :D. Area pemancingan ini ramah sekali dengan anak-anak. Ada tempat bermain, juga ada kolam pemancinga…

Melbourne (black) street fashion

Gambar
Saat menginjakkan kaki pertama kali di Melbourne, yang paling terlihat pertama kali adalah, orang sini suka banget ya pakai baju hitam, apalagi kala cuaca dingin dan gloomy. Padahal, saya datang bulan Januari, yang mana saat itu adalah musim panas. Tapi jangan salah, walaupun musim panas, cuaca bisa drop sampai 15 derajat celcius. 
Ketika kerja kemarin, Tim, guru saya yang orang Melbourne bilang, itu sudah jadi kebiasaan yang membudaya aja, orang-orang suka pakai hitam saat cuaca dingin atau cloudy. Saya juga teringat diskusi dengan teman lokal saat membicarakan tentang perbedaan budaya antar bangsa. Dia bilang, 'pakaian formal di sini itu biasanya berwarna gelap, kalau warnanya terang itu 'dianggap' tidak sopan'. Barulah saya menyadari para pekerja kantoran di jalan yang sering saya temui, laki-laki maupun perempuan, sukanya memakai baju berwarna gelap.
Hari ini, saya iseng-iseng google: Melbourne street fashion. Lalu muncullah gambar di bawah ini. Bagaimana? Kalau sa…

Autumn 2016

Gambar
Those colourful leaves said, 'we don't need flowers to dress up pretty. we are incredible in our own way'

The fall down leaves claimed, 'thanks to the wind, we are now united again with the origin of life, the soil.'
The ongoing bare trees stated, 'just receive it, you will never be able to hold tight whatever (or whoever) you possessed before. Let it go, it's the best art of life.'
The curios yet complicated girl smiled, she has gotten the point. She is continuing her life with a widest space than ever, waiting to fulfil it with other life's lessons. 
Melbourne, 2016







all pictures are taken at a park in Cardigan Street.