Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2016

Refleksi 2016

Gambar
Peringatan: postingan ini penuh dengan kenarsisan, tidak usah dibaca kalau tidak tertarik :D. Saya hanya ingin merekam jejak perjalanan seperti biasa.

Bagi dunia keseluruhan, 2016 adalah kemunduran. Terlihat dari banyaknya ancaman, banyak orang meninggal karena perang dan teror, isu politik, dan lainnya. Di Indonesia sendiri 2016 tidak begitu baik jika melihat banyak pertikaian agama dan politik yang setiap hari muncul di berita. Tapi bagi saya pribadi, 2016 adalah tahun yang sangat amat berkesan dalam hal yang positif.

2016 memberi saya banyak kejutan yang nyaris tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Contohnya bekerja dengan Nossal Institute, mengikuti konferens gratis di Canberra, menang lomba menulis dari Melbourne Writers Festival, menjadi pembicara untuk acara Australia Awards, menyelesaikan studi master, ikut banyak seminar, dan sempat juara lomba 2 three minutes thesis presentation.

Banyak dari semua itu yang sama sekali di luar mimpi saya. Salah satunya juga  diwawancara SBS…

Menulis terakhir di Peel Street

Malam terakhir dan semua barang sudah selesai di-packing. Akhirnya saat ini akan datang juga. Namun di luar ekspektasi saya, saya tidak sesedih yang sebelumnya saya pernah bayangkan. Sedih pasti. Berat iya. Terutama tadi pagi, saat akan beraktivitas, seperti ada beban berat mengganjal di dada. Tapi lalu masih bisa saya bawa untuk berkegiatan ini di hari ini.

Mungkin karena entah bagaimana saya tahu  bahwa saya akan kembali lagi. Mungkin ada keyakinan bahwa hidup tidak berhenti sampai di sini ketika saya meninggalkan Melbourne. Mungkin.

Melbourne tanpa usaha yang berarti telah berhasil dengan sukses membuat saya dan Yosua jatuh hati dengan kota ini. Kami menikmati setiap detik keberadaan kami di kota ini. Entah itu mempelajari budaya, berkunjung ke tempat baru, mengenal sejarah, membangun pertemanan dan lainnya.

Kemarin, ada makan malam perpisahan dengan teman-teman gereja. Mereka adalah keluarga kami yang sesungguhnya di Melbourne ini. Walau hanya bertemu seminggu sekali (kadang dua k…

24 Desember 2016

Kemarin adalah ulang tahunnya Yosua. Dan seperti yang sudah-sudah menjelang ulang tahunnya selalu saya yang deg-degan tanpa alasan yang jelas. Padahal tidak sedang menyiapkan kejutan apapun. Padahal tidak terlalu membuat sesuatu yang istimewa. 
Tepat pukul 00.00, saya membawa kue dan lilin sambil menyanyikan lagu happy birthday. Walaupun tentu saja beli kue bersama dia, dan dia yang memberi tahu di mana letak lilin serta pemantik api di rumah, tetap saja mukanya tersenyum bahagia saat itu. Kami berdoa lalu saya memintanya untuk membuat refleksi terhadap satu tahun belakangan ini. Tapi seperti biasa, Yosua tidak terlalu tertarik dengan ide-ide abstrak seperti itu.
Hari itu panas sekali. Kami ke pasar dan sarapan ribs and chips lalu lanjut membeli oleh-oleh dan pergi ke suatu tempat lalu balik ke rumah. Cuaca yang sangat panas, membuat tidak nyaman untuk berkeliaran di luar. Sedangkan dalam rumah, walau tidak pakai AC tapi adem. Satu lagi hal yang saya kagumi dari perencanaan tata kota…

Liburan Bersama Orang Tua di Melbourne

Gambar
Sejak hari pertama saya datang ke Melbourne (Januari 2015), saya selalu berangan-angan untuk bisa menunjukkan kota ini dan segala keunikan serta keistimewaannya kepada orang terdekat saya. Lalu banyak sudah yang terjadi yang di taun 2015 dan 2016 itu. Antara lain, Yosua mengundurkan diri dari pekerjaan yang sudah ditekuni selama 3 tahun, lalu kami menikah dan dia ikut tinggal di sini setahun terakhir. Masih dalam angan saya, ingin sekali membawa orang tua juga ke sini untuk berlibur. Karena pikirnya, mumpung saya masih di sini sehingga punya alasan untuk berlibur ke luar negeri. Perlu diketahui, orang tua saya yang tinggal di SoE ini, hampir tidak pernah pergi ke tempat jauh hanya dengan alasan refreshing. Mereka datang ke Malang beberapa kali karena untuk menjenguk kami atau menghadiri wisuda kami. Mereka beberapa kali ke Manado untuk menjenguk Opa Oma dulu. Mama ke Bali beberapa kali dalam setahun karena memang untuk tugas. Ketika saya mengutarakan niat untuk ke Melbourne, untuk men…