Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2017

Bertemu Dengan Orang-Orang Baik Bagian Kesekian

Di postingan lama saya, saya pernah menulis tentang pengalaman saya bertemu dengan orang yang baik dan suka menolong. Dalam perjalanan selanjutnya saya juga selalu dipertemukan dengan orang-orang yang baik. Ketika saya di Melbourne, saat setahun pertama masih sendiri maupun setelah dengan yosua di sini, saya pun selalu merasakan hal yang sama. Banyak sekali orang-orang baik, berhati mulia yang membuat hidup semakin mudah dijalani.

Dua minggu terakhir ini saya pun kembali bertemu dengan mereka-mereka yang berhati malaikat di pekerjaan saya.

Peran saya di pekerjaan baru saya adalah kami mengadakan banyak diskusi kelompok terfokus di desa-desa daerah intervensi NGO kami. Tujuannya untuk mendapatkan pengertian mendalam mengenai apa yang masyarakat ketahui tentang gizi, hidup sehat, dan hal-hal yang berkaitan. Waktu pelaksanaannya cukup padat. Sedangkan tim kami hanya berdua saja. Waktu kami untuk berkoordinasi dengan desa maupun para bidan juga terbatas. Dan namanya juga mengadakan kegiat…

Bagaimana Bisa

“Bagaimana bisa aku tak ada di setiapmu melihat, Sementara ku ada…”
Begitulah sepenggal lirik lagu Kotak – Selalu Cinta yang dibawakan oleh teman dosen Emma saat penguburan Emma. Sebelum menyanyi, dia mengatakan bahwa lagu ini adalah lagu kesukaan Emma yang sering sekali dinyanyikannya. Saya yang duduk di barisan belakang di tenda kedukaan itu pun ikut larut. Lagu itu kemudian masih terngiang sampai hari ini saat menulis blog ini.
Emma sudah pergi.
Emma adalah sahabat saya saat masih SMP. Dia duduk di belakang saya saat kelas 3 SMP. Kita cukup akrab sampai membuat satu kelompok bersama 3 teman lainnya yang dinamakan ‘Buntut’. Entah kenapa memilih nama itu. Tapi kita cukup bangga memakainya, sampai menorah meja belajar sekolah dengan kata itu. Emma yang paling tomboi walau saat itu rambutnya panjang. Emma yang selalu semangat, dan selalu ceria tertawa. Hampir tak pernah melihat Emma bete. Ketika SMA, saya sekolah di Malang. Setiap liburan masih sempat bertemu Emma dan lainnya. Emma ma…